Dedi menjelaskan, pertimbangan SMA yang didahulukan lantaran siswa SMA dianggap relatif mudah diarahkan untuk menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, tingkat imun dianggap relatif bagus.
“Sekolahnya per pekan nantinya, tapi kami akan turunkan tim untuk melihat kesiapan dan fasilitas penunjang protokol kesehatan,” pungkasnya.(muh/radarbandung)