
’’Jangan diartikan revolusi itu pakai senjata, bunuh-bunuhan. Bukan seperti itu, Saudara,’’ katanya. ’’Kalau kemarin masih suka bohong, gak mau salat, lalu sekarang berubah drastis gak mau bohong lagi dan salatnya rajin. Itulah revolusi,’’ lanjutnya.
Rizieq menegaskan bahwa pihaknya tidak memosisikan diri sebagai musuh pemerintah dan aparat negara. ’’Kita ini musuh kezaliman, musuh kecurangan, musuh kemunafikan, musuh segala kejahatan,’’ tegasnya.
Berkaitan dengan kemungkinan rekonsiliasi, dia dengan tegas menyampaikan bahwa itu hanya terjadi bila dilandasi niat dan tekad yang baik.
’’Kalau rekonsiliasi berdiri atas dasar kecurangan, kezaliman, kejahatan… tidak mungkin, tidak ada rekonsiliasi,’’ kata dia.
Ketua Umum DPP FPI Ahmad Sobri Lubis menyampaikan, kepulangan Rizieq sudah dinantikan seluruh jamaah FPI. Dia menyatakan, yang ingin bertemu dengan Rizieq bisa datang ke Petamburan. Sampai Jumat (13/11/2020) Rizieq bisa ditemui di sana.
Setelah itu, dia berencana bertolak ke Megamendung, Bogor, Jawa Barat. ’’Para habaib, para ulama, para tokoh yang ingin menjumpai beliau bisa datang (ke Markas FPI di Petamburan),’’ imbuhnya. (jpg)


