
Sehingga, lanjut dia, pertemuan tersebut pun relatif singkat hanya sekitar satu jam.
“Tadi sebentar aja minum teh, habis minum teh, ngobrol sebentar lalu udah pulang. Kami kan kasian beliau sudah mau istirahat kasihan lah. Cepet tadi jam 20.30 WIB sudah bubar,” tuturnya.
Tengku juga menyebutkan pertemuan kedua tokoh itu tidak membahas Reuni Akbar Persaudaraan Alumni (PA) 212 yang rencananya akan dihelat di Monas, Jakarta Pusat pada 2 Desember 2020.
“Enggak juga diobrolin itu, masa.. orang capek kok. Kita (empat tokoh, red) cuma minum teh. Senang ketemu, kala saya kan sudah lama gak ketemu ya, bulan Maret kemarin ya terakhir, lalu Covid-19 kan, saya rombongan terakhir yang masuk Makkah,” ucap Tengku menambahkan.
Tengku Zulkarnain mengungkapkan alasan pertemuan dilakukan selepas waktu Isya. Menurutnya, pagi hingga sore, situasi sangat ramai oleh massa pendukung Habib Rizieq.
“Kami ketemuan setelah Isya, kan banyak orang tadi (siang). Kalau subuh juga kan mungkin terlalu banyak orang,” kata Tengku.


