Cakada Langgar Protokol Kesehatan, DPR Minta KPU dan Bawaslu Tegas

0
171
Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher
Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher
Wakil-Ketua-Fraksi-PKS
Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher.

JAKARTA-RADAR BOGOR, Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher menyayangkan banyaknya calon kepala daerah Pilkada 2020 yang tidak memperhatikan protokol kesehatan saat melakukan proses pendaftaran ke KPUD. Hal itu dikhawatirkan memicu klaster baru penularan Covid-19.

“Sangat disayangkan banyak calon kepala daerah (cakada) yang mendaftar ke KPU tidak mempertimbangkan protokol kesehatan. Dari berbagai foto dan video yang tersebar di internet, arak-arakan atau kerumunan massa tanpa masker masih terjadi saat mengantarkan pendaftaran paslon ke KPU setempat,” kata Netty kepada wartawan, Selasa (8/9/2020).

Netty khawatir arak-arakan dan kerumunan yang terjadi saat mengantar paslon ke KPU justru akan menjadi klaster baru penularan Covid-19.

“Apakah massa pendukung sudah semuanya dites bebas Covid-19? Tidak ada jaminan kan? Saya khawatir ini menjadi klaster baru karena massa berkerumun dan tidak menjaga jarak aman,” sesalnya.

Terlebih, menurut Netty dari data yang disampaikan KPU, ada 37 orang calon kepala daerah yang positif Covid-19. Oleh karena itu, harus ada aturan yang jelas dan tegas dari KPU maupun Bawaslu agar masing-masing paslon menaati protokol kesehatan mulai sekarang hingga masa kampanye dan pencoblosan nanti.