
“Total ada 560 alat rapid yang kami sediakan di empat kantor pelayanan itu. Masing-masing titik disediakan 140 alat rapid,” jelasnya.
Pria yang akrab disapa dr Zain itu mengatakan jika pegawai ataupun masyarakat yang berkunjung ke kantor pelayanan, akan diberikan masker juga hand sanitizer.
Tujuannya, kata dia, agar masyarakat bisa tetap menjaga diri dengan menerapkan aturan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.
Dalam rapid tes ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor menerjunkan 28 tenaga kesehatan (nakes), dengan masing-masing titik tujuh orang nakes.
“Ada tujuh nakes di tiap titik. Kalau hasil rapid ada yang reaktif, kami kembalikan ke domisili masing-masing. Kami komunikasikan dengan puskesmas domisili mereka untuk tindak lanjut penanganan,” tutur dr Zain.
Sementara, Kepala Cabang PDAM Cibinong, Anwar Yasin mengatakan, rapid tes ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan kantor.


