Vaksin Sinovac di Brasil Distop, di Bandung Jalan Terus

0
148
Ilustrasi Vaksin Sinovac
Ilustrasi Vaksin Sinovac
Ilustrasi Vaksin Sinovac
Ilustrasi Vaksin Sinovac

JAKARTA-RADAR BOGOR, Sinovac Biotech buka suara. Kemarin (10/11) perusahaan farmasi yang berbasis di Beijing, Tiongkok, itu akhirnya memberikan komentar terkait penghentian uji coba vaksin buatan mereka, CoronaVac, di Brasil. Sinovac mengaku terkejut dengan keputusan regulator kesehatan Brasil, Anvisa.

“Kami yakin akan keamanan vaksin (CoronaVac) tersebut,’’ bunyi pernyataan Sinovac Biotech seperti dikutip Agence France-Presse. Meski belum lolos uji klinis tahap III, CoronaVac sudah dipakai untuk vaksinasi ribuan orang di Tiongkok.

Menurut Sinovac, insiden yang terjadi di Brasil tidak berhubungan dengan vaksin yang tengah mereka kembangkan. Sinovac akan berkomunikasi lagi dengan pemerintah Brasil dan jajarannya terkait hal itu.

Pernyataan Sinovac tersebut keluar setelah sehari sebelumnya Anvisa menghentikan seluruh proses uji klinis tahap III CoronaVac. Anvisa tidak memberikan alasan detail. Mereka hanya menyatakan bahwa terjadi insiden merugikan yang melibatkan relawan penerima vaksin pada 29 Oktober lalu.

Langkah yang diambil Anvisa itu menjadi pukulan bagi Sinovac. Karena uji coba dihentikan, tidak ada relawan baru yang bisa divaksinasi. Padahal, mereka membutuhkan 130 ribu relawan dan jumlah tersebut belum terpenuhi. Saat ini perusahaan-perusahaan farmasi sedang berkejaran dengan waktu agar bisa secepatnya menyelesaikan uji coba dan memulai proses produksi. Sebab, kasus Covid-19 di dunia kian melonjak tajam.

Meski Anvisa tak menyebutkan apa yang terjadi, biasanya penghentian uji coba semacam itu terkait dengan kematian, potensi efek samping yang fatal, kecacatan pada kehamilan, dan berbagai hal serius lainnya.

Lembaga penelitian medis Brasil yang bekerja sama dengan Sinovac, Butantan Institute, mengungkapkan bahwa memang ada relawan yang meninggal. Tapi, itu bukan disebabkan vaksin yang mereka injeksikan. Mereka kini menyelidiki secara detail apa yang terjadi dan siap membantu pemerintah untuk memberikan penjelasan.