
“Program pelatihan UMKM maupun Desa Binaan Panaran termasuk salah satu program CSR PGN unggulan tahun 2020 dalam rangka pengentasan kemiskinan. Tahun ini, PGN telah merealisasikan anggaran di bidang tersebut sekitar Rp1,2 Miliar,” jelas Rachmat.
Rachmat menjelaskan, upaya pemberdayaan masyarakat melalui UMKM merupakan salah satu program yang keberlanjutan. Di mana dalam penerapannya sesuai dengan 7 Core Subject of ISO 26000 dan poin-poin pada SGD’s (Sustainable Development Goals).
PGN berkomitmen untuk membawa dampak positif yang nyata bagi masyarakat dan diwujudkan pada program yang terintegrasi.
Maka sebagai badan usaha yang ikut berperan aktif dalam menyukseskan program pemerintah, PGN berkewajiban untuk melaksanakan tanggung jawab sosial sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai tujuan SDG’s.
PGN memfokuskan dana untuk mendukung pelaksanaan Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) dan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), khususnya bantuan pengentasan kemiskinan.
“PGN melibatkan berbagai pihak yakni masyarakat, unsur pemerintah daerah, akademisi dan lembaga swadaya masyarakat dalam merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi berbagai kegiatan agar program sesuai dengan kebutuhan para penerima manfaat,” ujar Rachmat.

