Pabrik Kasur Terbakar, Api Diduga Berasal Dari Ini

0
149
Petugas pemadam kebakaran memadamkan api di Kampung Bebek RT 02/10, Kelurahan Kedunghalang, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Sabtu (12/12/2020) pagi ini. (Muhammad Ruri)
Petugas pemadam kebakaran memadamkan api di Kampung Bebek RT 02/10, Kelurahan Kedunghalang, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Sabtu (12/12/2020) pagi ini. (Muhammad Ruri)

BOGOR-RADAR BOGOR, Kekhusyukan salat subuh warga Kampung Bebek  RT 02/10, Kelurahan Kedunghalang, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor dikejutkan dengan raungan sirine mobil pemadam kebakaran, Sabtu (12/12/2020) pagi ini.

Musababnya, pabrik rumahan spring bed terbakar hebat. Api diduga berasal dari belakang pabrik akibat konsleting listrik.  Masing-masing satu unit kendaraan roda empat dan dua hangus terbakar bersama bangunan. Tak ada korban dalam peristiwa tersebut. Kerugian ditaksir mencapai Rp300 juta. 

Empat unit mobil pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor dikerahkan untuk memadamkan api. Menyusul dua unit lainnya dari BPBD Kabupaten Bogor ikut membantu. 

Namun sempitnya jalur membuat mobil damkar kesulitan menuju lokasi kebakaran. “Kami harus membangunkan warga karena kendaraan sepeda motor mereka juga menghalangi mobil. Sehingga harus dipindahkan,” ujar Komandan Regu Damkar pada BPBD Kota Bogor, Toni Jauhari kepada radarbogor.id. 

Toni bersyukur lokasi pabrik berada di pinggir Sungai Ciliwung, sehingga dengan peralatan mesin pompa bisa mengalirkan air untuk memadamkan api. “Beberapa waktu lalu ada bantuan dari BPBD Kota Bogor dari program SKKL. Warga pun sigap dengan mengambil mesin pompa di kantor kelurahan, sehingga api bisa kami kuasai,” bebernya. 

Sementara pemilik pabrik, Cueng mengaku terkejut karena lokasi kebakaran berada dekat dengan kediamannya. “Saya mikirin orok (bayi). Kalau harta bisa dicari, tapi nyawa harus selamat,” ucapnya dengan nada lemas. 

Ia mengaku tak tahu dari mana asal muasal api. Sebab, tak ada yang menjaga pabrik. “Saat kejadian ada pegawai saya di musala. Motornya aja disimpan di pabrik,” tukasnya. (rur)