Mantap! Kopi Tonjong Cariu Dipasarkan Hingga ke Manchester Inggris

0
225
Kopi-Cariu
Kopi Tonjong kopi buah dari Desa Cikutamahi, Kecamatan Cariu, kini mulai go internasional, tepatnya mulai dipasarkan di Kota Manchester, Inggris.
Kopi-Cariu
Kopi Tonjong kopi buah dari Desa Cikutamahi, Kecamatan Cariu, kini mulai go internasional, tepatnya mulai dipasarkan di Kota Manchester, Inggris.

CARIU – RADAR BOGOR, Kopi Tonjong, Desa Cikutamahi, Kecamatan Cariu, membuat warga di timur kabupaten bangga. Pasalnya, kopi tersebut mulai dijual ke Kota Manchester, Inggris.

Barista sekaligus Roastery Kopi Tonjong, Solihin Suwarna menjelaskan, pengiriman kopi tersebut bermula dari salah satu temannya yang sedang melanjutkan pendidikan di sana.

“Masih warga Cariu juga. Kami masih jaga komunikasi dengan baik. Saya minta bantuan agar kopi ini diperkenalkan dan dijual di pasar di sana juga,” katanya kepada Radar Bogor, Senin (2/3/2020).

Sampai saat ini, lanjutnya, ada saja pembeli di sana dan destribusi kopi tersebut mulai bertambah yang tadinya 40, saat ini hampir 70 lebih untuk dijual ke sana. “Ya alhamdulillah ini ada peningkatan juga karena teman saya itu,” ujarnya.

Menurutnya, selain meraup keuntungan di sana juga sekaligus sebagai upaya memperkenalkan hasil kekayaan alam timur kabupaten. Sehingga, kata dia, Kabupaten Bogor juga dapat dikenal di mancanegara dengan hasil tanamannya.

“Bukan kabupatennya saja nanti yang sejahtera tetapi para petani di sini juga ikut makmur secara tidak langsung,” imbuhnya.

Solihin menyebutkan, kopi tonjong sendiri memiliki berbagai varian rasa mulai dari robusta, arabika, exsalsa sampai liberika. Meskipun dirinya mengakui untuk liberika jumlahnya masih terbilang sedikit.

“Saya berharap ada perhatian dari pemerintah juga untuk mahakrya alam timur kabupaten ini. Karena bagimana juga yang kesohor nanti kan pemerintahnya,” lirihnya.

Sementara, Bendaraha Desa Cikutamahi, Ulis Jaya mengatakan sangat mengapresiasi adanya Kopi Tonjong tersebut. Bahkan, katanya, ini jelas patut dibanggakan dan terus dikembangkan.

“Patut diapresiasi dan saya juga akan mulai mengusulkan ke desa agar Kopi Tonjong dapat sedikit sentuhan atau apresiasi dari pemerintah setempat,” singkatnya. (rp1/c)