
BERLIN-RADAR BOGOR, Tiongkok akan kembali merajai pasar kendaraan listrik pada akhir tahun ini, menurut analisis pasar yang dirilis oleh Pusat Riset Otomotif Jerman (Center for Automotive Research/CAR) pada Senin (7/9/2020).
Penjualan mobil listrik di Eropa pada paruh pertama tahun ini naik tipis, namun “faktor (Elon) Musk” akan mendukung perkembangan pasar Tiongkok yang tidak akan melepaskan posisi puncaknya di pasar mobil listrik untuk 50 tahun ke depan, menurut perkiraan CAR.
Secara total, hampir 400.000 mobil yang sepenuhnya ditenagai listrik (fully electric) dan hybrid plug-in terjual di Eropa pada paruh pertama tahun ini.
Sementara di Tiongkok, kendaraan listrik yang terjual pada periode yang sama hanya memiliki selisih 7.200 unit lebih sedikit dibandingkan Eropa, sebut CAR.
Tiongkok membuat “lompatan besar” dalam kendaraan yang sepenuhnya menggunakan listrik bersama Tesla.
Menurut CAR, gigafactory Tesla di Shanghai menyumbang penjualan hampir 50.000 mobil listrik di Tiongkok pada paruh pertama tahun ini.


