
“Ini juga untuk evaluasi kita, sehingga melakukan uji petik. Berapa persen kendaraan yang diuji untuk mengetahui emisi gas buang kendaraan,” ujarnya.
Hasil uji petik emisi gas buang, kata dia, sangat penting diketahui sebagai evaluasi Kabupaten Bogor untuk memperbaiki kualitas udara di Kabupaten Bogor kedepannya.
Menurutnya, sumber pencemaran udara pada intinya ada dua yakni bergerak dan tidak bergerak. Pertama, seperti pabrik yang berasal dari genset, sedangkan sumber bergerak berasal dari gas buang kendaraan.
Ia mengatakan, manfaat dari kegiatan uji emisi gratis yakni pemilik kendaraan dapat mengetahui tingkat efektivitas proses pembakaran bahan bakar pada mesin.
“Setelah dilakukan analisa kandungan karbondioksida dan hidrokarbon dalam gas buang. Uji emisi juga membantu pemilik mobil menyetel campuran udara dan bahan bakar secara cepat,” ucapnya.
Petugas juga menganalisa ambient di sejumlah titik yakni di pasar dan di jalan. Secara umum, hasilnya masih memenuhi untuk udara secara keseluruhan. “Tetapi kita juga akan cek evaluasi emisinya,” katanya.


